Lompat ke isi utama

Berita

KONSOLIDASI DEMOKRASI : Pemuda Katolik Komda PBD dan PMKRI Cabang Sorong Raya Mengapresiasi Bawaslu PBD

Konsolidasi Demokrasi - Bawaslu papua Barat Daya - Pemuda katolik - PMKR Sorong

Pimpinan Bawaslu PBD, Pengurus Pemuda Katolik Komda PBD dan Pengurus PMKRI Sorong Raya, pada Jumat (06/03/2026)

SORONG, BAWASLU PAPUA BARAT DAYA – Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua VBarat Daya (PBD) dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Sorong Raya, mengapresiasi Bawaslu PBD yang telah melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi, di kantor Bawaslu PBD pada Jumat (06/03/2026).

Sekretaris Pemuda Katolik Komda PBD, Epo Ohoilulin, menyatakan apresiasi terhadap langkah Bawaslu dalam membangun komunikasi dan diskusi dengan organisasi kepemudaan. Menurutnya, langkah Bawaslu memberikan edukasi kepemiluan jauh sebelum tahapan pemilu dan pemilihan dimulai adalah langkah yang sangat tepat.

"Kami mengapresiasi Bawaslu. Walaupun pemilu masih cukup jauh, Bawaslu tetap membangun komunikasi dengan pemuda dan memberikan edukasi tentang kepemiluan yang baik dan jujur," ujar Epo.

Epo berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka, melainkan menjadi program rutin. Ia bahkan mendorong adanya kerja sama antara Bawaslu dan organisasi kepemudaan ke depannya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PMKRI Cabang Aimas (Periode 2025-2027), Silvester Mate, menilai bahwa pertemuan ini merupakan awal penting dalam menatap pesta demokrasi mendatang. Ia memandang konsolidasi ini sebagai langkah awal yang tepat untuk menentukan arah demokrasi pada tahun 2029.

"Ini merupakan tahapan awal bagaimana untuk menentukan demokrasi pada tahun 2029 mendatang. Ini merupakan tahapan konsolidasi yang sangat penting bagi kami sebagai mahasiswa dan kaum muda," jelas Silvester.

Lebih lanjut, Silvester mengusulkan adanya nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Bawaslu dan organisasi kemahasiswaan. Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat terlibat langsung secara legal dalam pengawasan partisipatif.

Dengan adanya dukungan dan keinginan dari Pemuda Katolik serta PMKRI untuk terlibat dalam pengawasan, diharapkan potensi pelanggaran pada pemilu mendatang dapat ditekan sejak dini melalui peran aktif mahasiswa dan pemuda di lapangan.

Penulis dan Foto : Jonny R.K dan Clinthon

Editor : Hendra W Lamanasa

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle